Rabu, 04 Juli 2018

Dilema

Aku kira ini benar 
Aku pikir dia tepat 
Ternyata aku salah 
Ternyata aku hanya bermimpi

Taukah kamu ,
Aku hanyalah ranting yang rapuh 
Tak perlu kau patahkan 
Cukup kau tiupkan sedikit angin 
Itu sudah membuatku jatuh .

kini aku merasa diambang kehancuran 
Ketika tau bahwa aku bukanlah orangnya 
Ternyata dia pemenangnya 
Ternyata dia lebih dulu merebut hatimu 
Karena dia telah mengenalmu lebih dulu 
Karena dia lebih tau tentang kamu 
Sedangkan aku?  Aku baru mengenal mu belum genap di 365 hari .

Pahamilah, 
Hal ini lebih sakit dari sekedar patah hati 
Aku memuja mu lebih dari apapun

Kau tau,  
Kita bukanlah air dan garam 
Melainkan bak air dan minyak 
Yang tidak akan pernah menyatu sampai kapanpun juga.

Aku harus lari kemana ? Aku juga tak temu arah,  
Dilema kini telah menggerogoti jiwa dan ragaku .
Apa aku harus merebutmu darinya? 
Tidak tentunya, aku tak sejahat itu 
Apa aku harus merusak nya ? 
Tidak ,
apalagi itu 
Lalu aku harus bagaimana?  
Merelakanmu?  Mengikhlaskan mu? 
Dengan yang seperti ini aku seakan membunuh diri ku sendiri secara perlahan

Tuhan, aku hanya meminta selesaikanlah .
Damaikanlah hati ku 
Hadirkan Ikhlas dihati ku 
Luaskan lah dada ku untuk menerima semuanya. 
Karena aku telah kehilangan mahkluk ciptaan mu , dan aku tak ingin kehilangan mu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jagalah hutan maka hutan akan menjaga kita

Sebelum kita ngomongin soal hutan, saya mau bercerita sedikit tentang apa yang melatarbelakangi saya menulis dengan judul ini, kemarin sab...