Rabu, 04 Juli 2018

Dendam

Mungkin cinta telah hilang.
Hingga rasa kian pudar
Lalu hambar

Harapan telah selesai
Seketika berasama kecewa yang sampai
Pengalaman ini terasa seperti parai

Tidak ada lagi sayang
Semua telah selesai
Sejak percaya ini digores oleh pengkhianatan
Sejak hati ini dipatahkan
Sejak itu pula kau enyah dari kehidupanku

Bagi ku kau telah mati
Bagi ku kau tak hidup lagi

Aku telah ikhlas
Melepas kepergianmu
Namun sayang nya tidak untuk perlakuan mu yang telah membuang ku

Entah mengapa perih itu masih terasa
Sakit itu masih bersisa
Dendam ini masih berada digenggamanku

Kini kau bersama wanita baru mu
Dengan bangganya kalian menunjukkan nya dimuka umum
Kau merasa tak berdosa
Kau merasa benar
Kau merasa bahagia
Kau merasa beruntung
Dan kau merasa menang

Aku tidak sabar lagi
Melihat karma semakin merekat di hidupmu
Aku melihat kau seperti menggenggam bola api yang sewaktu waktu akan meledak
Aku tidak sabar melihat karma yang segera menikam

Berdoalah
Berdoalah
Berdoalah
Semoga ini hanya harapan ku semata
Bukan sungguhan

Berdoalah.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jagalah hutan maka hutan akan menjaga kita

Sebelum kita ngomongin soal hutan, saya mau bercerita sedikit tentang apa yang melatarbelakangi saya menulis dengan judul ini, kemarin sab...